Powered By Blogger

Selasa, 05 Januari 2010

HACKER OUTLAWS AND ANGELS


HACKER OUTLAWS AND ANGELS

pilem ini menceritakan tentang suatu orang – orang berperang melawan hacker di dunia maya, lebih dari dua puluh terakhir ini masyarakat baru berevolusi. Mereka beroperasi di seluruh dunia tapi rumah mereka yaitu di dunia maya. Ini adalah cerita dari misi yang berbeda yang saat ini menyemangati bergam manusia yang di kenal dunia sebagai hacker. Dalam pelacakan hacker, timporensik NYPD memakai peralatan elektronik yang pungsinya sama dengan sidik jari.
Meledaknya jumlah kejahatan computer mendorong NYPD membentuk pasukan kejahatan computer tapi secepat apapun detektif digital ini mengembangkan hadware mereka,untuk mengimbang para hacker, tiap pagi para tim anaman global layanan keamanan internet melakukan briefing mereka berbagi pengetahuan soal aktipitas hacker di seluruh dunia. Computer baru yang tidak di lindungi saat online akan di serang dalam sehari pada siaga con one. Computer yang tak di lindungi akan di serang dalam 24 janm setelah berhubungan dengan internet.
Di perusahaan amerika ketakutan akan serangan hacker melahirkan akan pripesi baru. Selain itu ada hacker yang ber etika seperti Brian Holiyield dia dan timnya menjalankan hari-harinya dengan berbohong untuk mencoba menyusup dan mendapatkan informasi yang bias di temukan.
Menurut Brian Holyfield alasan mereka melakukannya yaitu untuk memastikan bias menemukan masalah keamanan yang potensial, untuk mendapat kan informasi dia berpura-pura dia menjadi will SI Hacker missal nya yaitu membuat pegawai memberikan kata sandi mereka. Di bilang dia dari bagian IT dia berpura-pura memeriksa kata sandi, mereka cocok untuk perubahan jaringan, semua itu bohong, tim hacker yang ber etika itu berhasil meyakinkan banyak pegawai untuk memberi tahu kata sndi. Kemudian dia bias memakainya untuk membuka rahasia perusahaan, mereka dapat memasukan data base kartu kredit perusahaan, banyak hacker yang akan mengambil kartu kredit itu dan menjualnya Untuk mendapat untung,tapi hacker yang beretika ini tidak, dia hanya mencatat bagai mana mereka dapat memasuki informasi itu. Mereka akan menyarankan pada klien bagaimana memperbaikinya.
Tapi 70 % gerakan hacker tak pernah di laporkan pada polisi, malah banyak perusahaan besar mengadu pada Allan Bril. Seharian tim alan bekerja dengan alat pendeteksi hacker mobile yang membantu perusahaan menghentikan hacker dan mencegah penyusupan. Tugas dari mereka yaitu untuk mengalahkan hacker.
Di pusat ancaman global, setiap perhaian mengarah pada ahli intelejen internet, carter Schoenberg, serangan hacker misalnya jaringan elektronik besar yang mengatur laulintas internet di perlambat. Hacker telah menyerang 100 lebih pemerintah asing.
Hacker adalah mata – mata sempurna karena bias bersembunyi di balik bayang – bayang di dunia maya.
Perang drive yaitu ekspedisi mencari jaringan tanpa kabel yang lemah. Gelombang serangan pertama di ikuti dengan pelepasan virus baru, serangan ini di kenal sebagai “ code red “.
Code red adalah tes untuk melihat apakah barang itu bias di lihat, saat ini sekumpulan hacker memasuki situs rahasia tanpa motifasi berbahaya.
Cold fire di anggap hacker inggris paling berbahaya setelah menyusup computer perusahaan telepon seluer yang besar, dia disebut cracker adalah orang yang menyusup system computer dan melakukan vandalisme dan kejahatan computer bedanya hacker membuat sesuatu, cracker hanya tau cara merusaknya, hacker membuat software mereka memelihara internet. Mereka hanya bersembunyi di belakang layer yaitu di dunia maya, banyak orang yang merasa khawatir jika cracker menyusup jaringan melalui internet .


Senin, 04 Januari 2010

PRIBADI RAHARJA

Home

Pendirian LPPK
AMIK Raharja Informatika merupakan salah satu institusi pendidikan yang diselenggarakan oleh yayasan Nirwana Nusantara. Adapun Sejarah berdirinya AMIK Raharja Informatika diawali dari sebuah lembaga kursus komputer, yang diresmikan pada tanggal 03 Januari 1994 dengan nama Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Komputer (LPPK) Raharja oleh Walikota Tangerang, Drs. Djakaria Machmud. Pada waktu itu, lembaga inilah yang mempelopori penggunaan Operating System Windows dan aplikasinya di wilayah Tangerang dan sekitarnya, hal tersebut mendapat tanggapan positif dan jumlah peminatnya pun meningkat pesat seiring dengan kerjasama yang dilakukan oleh lembaga ini dengan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas yang ada di Tangerang.


Pendirian AMIK Raharja Informatika

Pada tanggal 24 Maret 1999, karena banyaknya peminat dan pesatnya pertumbuhan, berkembang menjadi Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Raharja
Informatika. Diresmikan melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 56/D/O/1999, dengan menyelenggarakan jurusan Manajemen Informatika.
Pada Tahun 2000, AMIK Raharja Informatika menambah jurusan Teknik Informatika (TI) dan Komputerisasi Akuntansi (KA). Pada tanggal 02 Februari 2000 berdasarkan Surat Keputusan Koordinator Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah IV Nomor : 3024/004/KL/1999, AMIK Raharja Informatika secara resmi menyelenggarakan program Diploma I (DI) dengan memberikan gelar Ahli Pratama, Program Diploma II (DII) dengan memberikan gelar Ahli Muda dan Diploma III (DIII) dengan memberikan gelar Ahli Madya, kepada lulusannya.

Pendirian STMIK Raharja

Kepercayaan dan dorongan dari berbagai pihak kepada Yayasan Nirwana Nusantara, sebagai penyelenggara pendidikan untuk segera meningkatkan status dan mutu prestasi kualitas lulusannya. Hingga terwujudlah Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Raharja, melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor: 74/D/O/2001, tanggal 13 Juli 2001. STMIK Raharja menjadi perguruan tinggi komputer yang memiliki program studi terlengkap di propinsi Banten, dan telah diakui pengalamannya dalam menyelenggarakan sistem pendidikan teknologi informasi dan komputer. Perkembangannya pun tidak berhenti sampai disini, AMIK Raharja Informatika mendapatkan status Akreditasi-B untuk jurusan Manajemen Informatika berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor: 003/BAN-PT/AK-1/DPL/III/IV/2002 pada tanggal 05 April 2002.